Kiat Menyusun Alur Latar Belakang Penelitian

Posted by Rajib Ghaniy, S.Kom, M.Kom on Wednesday, 08 Apr 2020

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Menyusun Alur Latar Belakang Penelitian adalah :

  • Menjawab Semua Pertanyaan (Why) di Judul
Latar  belakang  masalah  penelitian  akan  menjawab  semua  pertanyaan MENGAPA  (WHY)  dari  judul  penelitian  kita.  Untuk  mempermudah  penjelasan, 
saya  akan  gunakan,  terjemahkan dan  revisi  paper  penelitian  (Fei  et  al,  2008) untuk contoh paper yang kita bahas. Karena judul penelitiannya adalah "Prediksi Produksi  Padi  dengan  menggunakan  Support  Vector  Machine  berbasis Particle  Swarm  Optimization",  maka  latar  belakang  masalah  harus  bisa 
menjawab pertanyaan:
  1. Mengapa Padi?
  2. Mengapa Prediksi Produksi Padi?
  3. Mengapa Support Vector Machine?
  4. Mengapa Particle Swarm Optimization? 

 

  • Pola Alur dan Paragraf
Kunci dari keberhasilan menyusun latar belakang masalah penelitian seberapa komprehensif  kita  merangkumkan  penelitian  kita.  Tulisan  yang  baik  adalah 
bahwa  dengan  hanya  membaca  latar  belakang  masalah,  orang  langsung  bisa memahami, apa yang kita lakukan pada penelitian kita. Untuk bisa mencapai itu, pokok  pikiran  seluruh  paragraf  pada  latar  belakang  masalah  penelitian  harus memuat  dan  mengikuti 6  pola  alur  berikut.  Untuk  mempermudah  mengingat, saya biasanya menggunakan singkatan OMKKMASASOLTU.
  1. Objek Penelitian (O)
  2. Metode – metode yang ada (M)
  3. Kelemahan dan Kelebihan Metode yang ada (KK)
  4. Masalah pada metode yang dipilih (MASA) 
  5. Solusi Perbaikan Metode (SOL)
  6. Rangkuman Tujuan Penelitian (TU)

 

  • Belajar Menulis dengan Metode ATM
Cara paling cepat dan manjur supaya kita mahir menulis paper ilmiah dan tesis adalah  dengan  melakukan  ATM  (Amati-Tiru-Modifikasi).  Banyak  baca  paper, 
lihat  bagaimana para  peneliti  menuliskan  hasil  penelitian  mereka,  tiru  alurnya tapi  tidak  nyontek  kalimatnya,  dan  modifikasi  pelan-pelan  di  tulisan  yang  kita buat. Jangan lupa memilih paper yang dipublikasikan di journal yang berkualitas, karena  sudah  menjadi rule-of-thumb dalam  dunia  penelitian  bahwa 80-90% paper  ilmiah  di  dunia  ini  disajikan  dengan  buruk.  Paling  tidak  supaya  tidak tersesat  dalam  studi literatur,  patokan  paper  yang berkualitas adalah  masuk  di journal yang terindeks oleh ISI atau SCOPUS, dan memiliki nilai skor yang tinggi untuk penghitungan Journal Impact Factor, Eigenfactor Score, Scimago Journal Rank,  atau  Source  Normalized  Impact  per  Paper.


COMMENTS